Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2014

Cara menghafal angka dengan Total Number Technique (TNT)

Saat ini umumnya hampir setiap orang mempunyai ingatan angka sebanyak 11-12 digit untuk nomor handphonenya. Misal angka 081233000208 mungkin karena kebiasaan menggunakan akhirnya bisa dihafal dengan mudah, tetapi bagaimana dengan angka yang baru saja kita temui dan harus dihafal dalam waktu singkat. Misalnya mengingat angka nomor induk mahasiswa ketika tidak ada media untuk mencatatnya.
Metode yang bisa dilakukan untuk melakukan hal ini disebut dengan Total Number Technique. Inti dari Total Number Technique adalah :
Mengubah informasi yang bersifat otak kiri menjadi bersifat otak kanan dengan bentuk, bunyi, angka, dan kode.
Angka yang diterima oleh otak kiri pada dasarnya bersifat jangka pendek (short term), supaya bisa bisa diakses kembali sewaktu-waktu maka angka tersebut perlu diubah bentuknya supaya mudah disimpan di otak dalam jangka waktu cukup lama (long term). Dalam hal ini menjadikannya sebuah informasi yang bersifat otak kanan.
misal : perhatikan angka di bawah ini :
007061780101122104221212
Angka yang cukup panjang bukan ? Dengan menggunakan Total Number Technique maka angka yang bersifat otak kiri dan hanya bisa disimpan dalam jangka pendek jika melihatnya hanya beberapa kali itu bisa diubah menjadi long term (jangka panjang dengan melakukan pemisahan sebagai berikut :
007 (James Bond) - 06 (bola voley) - 1708 (Hari kemerdekaan)- 0101 (Tahun baru) - 12 (sepak bola) -  2104 (Hari Kartini) - 2212 (Hari Ibu)
Cara mengingatnya : James Bond bermain bola voley di hari kemerdekaan dan ketika tahun baru ia bermain sepak bola, demikian juga ketika Hari Kartini dan Hari Ibu.
Tapi tentunya tidak semua angka bisa diasosiasikan secara pas dengan menggunakan benda atau kegiatan yang angkanya  ideal seperti di atas, nah di sini Total Number Technique akan digunakan.
BBIY Friends bisa membuat sendiri sebuah asosiasi sesuai dengan imajinasi yang BBIY Friends sukai.
Misal angka 1 diasosiasikan dengan lidi.
2 = bebek
3 = telinga
4 = kursi
5 = Pengait
6 = orang gendut
7 = Tongkat
8 = Tali mbulet
9 = Kecambah
0 = bola
Jadi ketika harus menghafal angka seperti ini:
2204674
Maka hasil perubahan dari informasi otak kiri menjadi informasi otak kanan akan menjadi seperti berikut ini :
Bebek-bebek bermain bola di atas kursi ketika orang gendut membawa tongkat sambil duduk di atas kursi.
lt;br />
iptBBIY/>

Rabu, 23 Juli 2014

Memahami Mind Mapping (Pemetaan Pikiran)

Mind mapping dipopulerkan oleh seorang pendidik bernama Tony Buzan dalam bukunya "How to mind mapping". Ide dasar dari pembelajaran Tony Buzan adalah sebuah pemikiran bahwa selama ini manusia diperintahkan untuk mempelajari materi-materi ilmu dalam sebuah pelajaran, tetapi tidak pernah diajarkan bagaimana "cara belajar". Dengan ide ini maka Tony Buzan menjadi seorang guru yang tidak memberikan sebuah pelajaran seperti matematika, bahasa inggris, geometri dsb. Tetapi fokusnya adalah mengajarkan cara belajar dan mind mapping merupakan salah satu cara belajar yang dipopulerkan oleh Tony Buzan.
Mind mapping memungkinkan kita terbantu untuk memikirkan sebuah masalah atau membentuk ide-ide baru melalui cara yang sederhana dan mudah untuk dilakukan. Hal ini membantu banyak orang untuk menciptakan ide-ide kreatif pada bidangnya. Tercatat banyak sekolah-sekolah internasional, perusahaan-perusahaan dan tokoh-tokoh besar berskala internasional telah menggunakan metode pemetaan pikiran ini. Di antaranya Dr Ken Blanchard, Microsoft, dan Boeing.
Prinsip mind mapping bekerja sangat mirip dengan cara bekerja otak manusia. Otak mempunyai sistem percabangan melalui neuron-neuron dan dendrit untuk mengolah sebuah informasi atau melakukan sebuah proses bernalar. Oleh sebab itu ketika BBIY Friends melihat sebuah gambar peta pikiran (mind mapping) maka akan terlihat banyak percabangan dan alur-alur.
Mind mapping bisa digunakan ketika kita ingin memecahkan sebuah masalah, ingin memahami satu pokok bahasan, ingin mengingat sesuatu secara berurutan dan lebih mudah untuk diingat. Mind mapping juga bisa digunakan untuk merencanakan sebuah perjalanan karir atau perencanaan untuk meningkatkan nilai belajar di sekolah dsb.
Alat yang dibutuhkan untuk membuat sebuah mind mapping adalah sebagai berikut :
  1. Spidol warna, semakin banyak warna maka semakin baik.
  2. Kertas / kertas gambar yang tidak bergaris.
  3. Ide atau pokok bahasan yang ingin dibuat mind mappingnya.
  4. Buat mind mappingnya dalam 7 langkah mind mapping.
Sekarang mari kita coba berlatih membuat sebuah mind mapping :
1. Langkah pertama adalah pikirkan sebuah ide atau pokok bahasan. Berikut ini contohnya :
  • Cara membuat jus alpukat
2. Letakkan kertas kosong atau gunakan MS Word yang sudah disiapkan di atas meja atau di layar komputer dan tepat di tengah kertas tuliskan IDE POKOK BAHASAN yaitu CARA MEMBUAT JUS ALPUKAT. Nah mind mapping bukanlah sebuah catatan yang kaku. BBIY Friend bisa berkreatifitas di sini dengan mengganti tulisan CARA MEMBUAT JUS ALPUKAT dengan gambar jus alpukat, atau alpukat, atau foto selfie BBIY Friends dengan segelas jus alpukat :) Hal ini akan membantu BBIY Friends memusatkan perhatian pada ide pokok tadi, dan memang demikianlah cara otak ketika mulai memikirkan sesuatu.
Setelah membuat mind mapping ini, maka BBIY Friends akan bisa melihat seluruh proses pembuatan jus alpukat tadi hanya dalam satu kali lihat, tidak lagi berbentuk list. Dan dengan gambar-gambar yang menarik, maka tentunya akan lebih mudah diingat. Jadi ketika kertas dibalik atau ketika BBIY Friends tidak melihatnya, maka gambar mind mapping tadi tetap bisa dibayangkan dengan mudah. Nah kalau ini diterapkan untuk setiap bab pelajaran di sekolah, maka akan mudah mengingatnya pada waktu ulangan di sekolah. Silakan mencoba, kalau ada kesulitan silakan hubungi saya melalui email di wibiwin@gmail.com. Kirimkan pertanyaan atau gambar mind mapping yang telah dibuat, nanti akan saya berikan komentar atau koreksi jika ada kesalahan. 
Selamat belajar 
lt;br />

Rabu, 11 Juni 2014

Jumlah kata Bahasa Inggris yang digunakan dalam Debat Calon Presiden dan Wakil 9 Juni 2014

Debat calon Presiden yang diadakan 9 Juni kemarin adalah debat awal dari rangkaian acara pemaparan visi dan misi masing-masing calon Presiden dan Wakil Presiden.Sebuah acara yang bagus untuk pendidikan politik di Indonesia sekaligus memberikan gambaran lebih lengkap tetang visi, misi, profil dan kemampuan peserta pemilihan calon Presiden dan Wakil Presiden bagi para pemilih di seluruh Indonesia.
Acara berjalan cukup lancar meskipun secara pribadi saya kurang setuju dengan posisi moderator yang berada di tengah sehingga menjadi terlalu dominan serta terlalu sering berkutat soal tepuk tangan para pendukung.Sebaiknya ada petugas khusus yang bisa mengontrol tindakan para pendukung dalam memberikan dukungan kepada masing-masing calon.
Pada
blog Belajar Bahasa Inggris ini saya tidak akan membahas mengenai isi dari acara debat tersebut karena blog ini adalah blog Belajar bahasa Inggris dan bukan sebuah blog yang membahas politik.
Saya secara khusus memperhatikan penggunaan istilah-istilah dalam bahasa inggris yang digunakan oleh masing-masing calon dalam acara tersebut.
Saya mencatat jumlah penggunaan istilah bahasa inggris selama acara debat relatif sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia telah mempunyai perkembangan yang cukup baik dalam hal kosa kata yang diperlukan untuk menyampaikan sebuah maksud dan tujuan, apalagi kali ini untuk sebuah penyampaian pesan dalam kapasitas seorang pemimpin negara.
Dan berikut ini adalah istilah-istilah bahasa Inggris yang digunakan oleh peserta debat calon Presiden dan Wakil Presiden selama acara berlangsung :
Pak Prabowo Subianto :
  • Managerial
  • Adagium
  • E-Government
  • Objective
  • Management by objective
  • The power of public opinion
Pak Hatta Rajasa :
  • Values
  • System building
  • Guidance
  • Zaken Cabinet
  • Obstacle (2x)
  • Recruitment
Pak Joko Widodo :
  • System
  • E-Budgeting
  • E-Procurement
  • E-Purchasing
  • E-Audit
  • E-Catalog
  • Recruitment (3x)
  • Elite
  • Punishment
  • Incentive
  • Reward
  • Magister
  • Cash management system
Pak Jusuf Kalla :
  • Trust
  • Recruitment
  • Instrument
  • Stream line
Recruitment adalah istilah yang paling sering digunakan dalam acara debat tanggal 9 Juni 2014 tersebut.
lt;br />

Selasa, 03 Juni 2014

Terima kasih Budi...kami tidak akan melupakanmu

Masih ingat Budi ? Ya...Budi adalah sosok yang setia menemani kita untuk belajar membaca di kelas 1 SD - 6 SD. Tapi sosok ini tidak akan ditemui lagi oleh anak-anak yang mulai belajar di sekolah dasar, sejak kurikulum SD 2013 diberlakukan.
BU = Bu, DI = Di....Buuu Diii...ini adalah memori suara yang tidak akan pernah saya lupakan ketika belajar membaca di kelas 1 SD, suara ini terdengar bebarengan di lima kelas waktu itu. Dan masing-masing anak berusaha supaya suaranya lebih keras dari yang lain. Jadinya ribut, tetapi lucu kalau diingat-ingat.
Saya ingat waktu itu Budi punya adik bernama Ani dan nama ibunya atau nama bapaknya tidak pernah disebutkan. Hanya disebutkan "Ini ibu Budi" "Ini bapak Budi".
Tapi kini Budi, Ani dan kedua orang tuanya sudah tidak menemani lagi anak-anak SD, karena mendikbud Bapak Moh.Nuh telah mengadakan pembaharuan untuk bahan pelajaran di sekolah dasar. Menurut beliau "Budi" sudah terlalu melekat pada sekolah di Indonesia sehingga mencerminkan "kemonotonan" pendidikan di negeri ini.
Budi akan digantikan oleh beberapa tokoh baru yang lebih memuat pesan nasionalisme. Tokoh-tokoh tersebut adalah :
  • Edo  : berambut keriting mencerminkan Papua
  • Siti : Berjilbab
  • Dayu : dari Bali
  • Lani : sipit karena dia keturunan Tiongkok
  • Beni : dari Batak
Tokoh-tokoh ini akan muncul dalam buku kelas 1-6 SD yang pada kurikulum 2013 akan menggunakan metode tematik integratif dan merombak hampir seluruh sistem pembelajaran dan buku SD.
lt;br />: 280px; width: 336px;">

Senin, 10 Maret 2014

Metode Pengajaran Bahasa Inggris terbaik

Banyak orang berpikir, kira-kira apa metode pembelajaran Bahasa Inggris yang terbaik ? mengingat begitu banyak metode yang selama ini telah dikenal dalam pembelajaran bahasa Inggris. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh berbagai ahli bahasa disimpulkan bahwa tidak ada metode terbaik atau metode yang mengungguli metode lain dalam pembelajaran Inggris.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak efektif untuk mengaplikasikan suatu metode pembelajaran secara massal kepada semua pembelajar / murid yang mempunyai kebutuhan belajar, lingkungan, dan tujuan yang berbeda. Jadi seorang pengajar bahasa Inggris sebaiknya memahami dengan benar situasi murid-muridnya dan bahkan kebutuhan setiap murid dan kemudian menerapkan metode yang paling tepat.
Selama 40 tahun terakhir berbagai metode pengajaran telah dikembangkan secara cepat. Oleh sebab itu penting bagi pengajar untuk memahami atau mengetahui berbagai meteode yang selama ini telah dikembangkan untuk kemudian bisa diterapkan secara tepat pada berbagai kondisi yang ada.
Beberapa metode tersebut bisa dilihat pada tabel di bawah ini. Dan sebelumnya saya informasikan mengenai metode belajar yang telah dikenakan selama kurun waktu yang telah ada :
  • 1900-1940 umumnya menggunakan metode Grammar translation dan terus berlanjut hingga tahun 70 an.
  • 1910-1930 : Direct Method
  • 1950-1970 mulai dikembangkan metode audio lingual
  • 1975-1985 menggunakan metode Sugestopedia
  • 1970-1980 metode The silent way, total physical response, dan community language learning juga mulai berkembang
  • 1980- tahun 2000an Communicative language teaching mulai berkembang
  • Setelah tahun 2000 an mengingat bahwa kebutuhan belajar setiap murid berbeda mulai dikembangkan metode Principled Eclecticism
Dan ini tabel metode pembelajaran beserta fokus dan karakteristiknya :
Metode
Fokus
Karakteristik
Grammar Translation / Tata bahasa dan terjemahan
Written literary texts / Berdasarkan teks literatur yang tertulis
Translate from English into your native language / menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa asli di suatu negara / daerah
Direct Method (also called Natural Method) / Metode langsung (juga disebut dengan metode alami)
Everyday spoken language / Berbicara dalam bahasa Inggris sehari-hari
Student learns by associating meaning directly in English / Murid belajar dengan mengasosiasikan arti secara langsung ke dalam bahasa Inggris
Audio-Lingual Method / metode audio lingual
Sentence and sound patterns / kalimat dan pola suara
Listening and speaking drills and pattern practice only in English / drill dalam pola mendengar dan berbicara hanya dalam bahasa Inggris
Cognitive Code Approach / Pendekatan kognitif
Grammar rules / peraturan tata bahasa
English grammar rules deduced and then understood in context / peraturan tata bahasa disimpulkan dan kemudian dipahami dalam konteks
Humanistic Approaches - 4 popular examples: Pendekatan humanis
- The Silent Way / Metode diam
Student interaction rather than teacher / interaksi antar murid lebih banyak daripada dengan guru
Teacher is silent to allow student awareness of how English works / Guru diam dan memberikan peluang murid untuk menyadari bagaimana cara kerja Bahasa Inggris
- Suggestopedia / Sugestopedia
Meaningful texts and vocabulary / makna teks dan perbendaaraan kata
Relaxed atmosphere, with music; encourages subliminal learning of English / Suasana santai dan rileks dengan musik mengalun, mendorong pembelajaran Bahasa Inggris di bagian bawah sadar
- Community Language Learning / Komunitas pembelajaran bahasa
Student interaction / Interaksi antar murid
Understanding of English through active student interaction / Memahami bahasa Inggris melalui interaksi antar murid secara aktif
- Comprehension Approach (Natural Approach, the Learnables, and Total Physical Response) / Pendekatan menyeluruh (Pendekatan alami,  kemampuan, dan respon fisik secara total)
Listening comprehension / mendengar secara menyeluruh
English speaking delayed until students are ready; meaning clarified through actions and visuals / Penundaan percakapan bahasa Inggris sampai murid siap dan memahami arti secara jelas melalui tindakan dan gambar/penggambaran.
Communicative Language Teaching / Pengajaran bahasa secara komunikatif
Interaction, authentic communication and negotiating meaning / interaksi, berkomunikasi secara autentik, dan menegosiasikan artinya
Understanding of English through active student interaction; role play, games, information gaps / Pemahaman bahasa Inggris melalui interaksi antar murid secara aktif, bermain peran, permainan, dan kesenjangan informasi
Content-based, Task-based, and Participatory Approaches / Pendekatan berdarakan konten, tugas dan partisipasi
What is being communicated, not structure of English / Menekankan pada apa yang dikomunikasikan, dan bukan pada struktur bahasa Inggris
Content based on relevance to students' lives: topics, tasks, problem-solving / Berdasarkan konten yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para murid : topik, tugas, dan pemecahan masalah
Learning Strategy Training, Cooperative Learning, and Multiple Intelligences / Pelatihan strategi belajar, pembelajaran secara kooperatif, dan multiple intelligences
How to learn / penekanan pada bagaimana cara belajar
Teach learning strategies, cooperation; activities vary according to different intelligences / Mengajarkan strategi belajar, kerja sama, dan variasi kegiatan berdasarkan tingkat kecerdasan yang berbeda
Based on Techniques and Principles in Language Teaching (Oxford University Press)
Sumber : tjtaylor.net
lt;br />